that’s how we spent weekend (part 3)

Pada cerita ini, dia yang dimaksud adalah tetangga merangkap sodara PA saya, seorang mahasiswa arsitektur. Bukan dia yang di priskapedia.

Hari minggu kisah saya berlanjut dengan sehari bersama dia. Seperti biasanya, hari ini saya janjian gereja bareng dia, ketemuan di sepan kosannya. Entah mengapa hari ini saya lumayan mager jadinya telat mandi dan telat berangkat. Dengan terburu-buru saya berjalan ke kosannya, untunglah dia belum selesai bersiap-siap. Dengan panik sepanjang perjalanan, kami berangkat ke gereja. Sayangnya hari ini kami terlambat banget. Tiba di gereja saat sudah pembacaan firman. Kacau. Lain kali nggak boleh telat lagi nih.

Pulang gereja, kami makan siang bareng di The Kiosk. Saya agak takut kalau tiba-tiba pacar dia datang tiba-tiba, dan jadinya saya mengganggu mereka pacaran. Saya masih teringat kejadian yang lalu ketika saya dan dia makan bareng, terus pacarnya (pacar dia, saya masih single) datang, dan menanyakan sesuatu. Intinya sih, saya harus mengajak satu orang lagi. Untungnya hari ini pacar dia sedang di Jakarta, jadi kami bisa menghabiskan waktu berdua saja.

Setelah makan siang, kami pergi ke salon bersama. Saya cuma cuci blow, dia sekalian merapikan rambutnya. Kira-kira setelah satu jam memanjakan diri di salon, kami berpisah. Dia ada urusan di kampus, saya ada urusan di kosan.

Tidak sabar menunggu saat bisa bersamanya lagi. Maklum, sama-sama orang sibuk. Dan tidak sabar menunggu saat kami jalan-jalan berempat. Pertanyaannya, orang keempatnya siapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s