tak sengaja terperhatikan di mobil travel (part1)

setiap ke Bandung dari Jakarta, 90% menggunakan jasa travel. Kadang-kadang ada beberapa fenomena yang unik, lucu, dan kadang menyebalkan. Biasanya terjadi saat matahari bersinar, umumnya pada pagi hari.

Pernah dalam satu travel 7 seater isinya penghuni kampus gajah duduk. Dosen di dua kursi terdepan, sisanya adalah mahasiswanya. Ini mobil travel apa jemputan sekolahan?

Pernah juga saya satu travel sama dua wanita yang mau ke ITB. Pas baru mau naik mobil travel, mereka bilang ke supirnya mau ke ITB, sepuluh menit kemudian ngomong kalau mau ke ITB, masuk tol Cikampek bilang mau ke ITB, masuk tol Padalarang bilang mau ke ITB, di Pasteur bilang mau ke ITB, di depan Annex bilang lagi mau ke ITB. Salut sama supirnya, sabar banget.

Pernah juga saya satu travel sama ibu-ibu yang hobinya turun di setiap pemberhentian. Pas travel lagi transit, beliau turun. Pas isi bensin, beliau turun. Pas di rest area, beliau turun. Untung ga diturunkan sama supir.

Paling benci semobil sama rombongan ABG labil atau ibu-ibu arisan yang ngegosip sepanjang perjalanan. Berisiknya ga nahan. Apalagi kalau posisi duduk loe terjebak di tengah-tengah mereka, biasa terjadi karena jumlah mereka ganjil. Tiga orang, misalnya. Kalo jumlahnya genap palingan cuma ganggu tidur dikit doang.

Kadang-kadang di mobil travel bisa dengerin musik gratis, bukan dari supir, tapi tetangga sebelah yang pake earphone terus volumenya kekencengan. Gw aja ga tahan pake earphone -__-.

Kalo pergi sendiri, siap-siap aja posisi duduk dipindahkan dengan semena-mena oleh penumpuang lain yang perginya berombongan dan posisi anda mengganggu mereka (misalnya anda cewek dan ada sepasang kekasih yang bersama anda terus anda duduk di samping cowoknya). Apalagi kalau posisi mereka terpisah jauh, satu di depan, satu di belakang.

Penumpang mobil travel yang pergi sendiri biasanya lebih toleran kepada penumpang lain daripada yang perginya berombongan.

Pernah juga, penumpang satu mobil travel ngamuk-ngamuk karena ada satu orang penumpang yang sarapan di tengah perjalanan (rest area) dan sarapannya sampai setengah jam. Ga bisa diamuk massa karena tampang beliau seperti preman.

Kalau seorang penumpang banyak nanya sama supir tentang tujuannya, bisa dipastikan bahwa beliau belum pernah ke sana.

Kayaknya itu dulu deh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s