saya dan adek mentor saya

Selama minimal tiga bulan ini, saya akan membimbing dua orang calon penghuni Timur Jauh selanjutnya, yaitu Nadia (FITB’11) dan Friska (FTTM’11).

Friska itu tinggal di Rancaekek, alias Jatinangor coret. Jauh lah pokoknya. Tapi dia ga ngekos, tetep tinggal di rumahnya, dan tetep seneng-seneng aja tuh. Selama bulan Puasa ini dia bawa bekel melulu jadi saya gak usah panik dan bingung dia makan siang gimana dan dimana. Katanya sih mau masuk Tambang (si Roland yang seneng), yaudahlah semoga tercapai ya dek.

Nadia asalnya dari Jakarta Timur, tapi tinggal di Tubagus Ismail 7, di kosannya Neni dan Gabriella. setidaknya saya tau posisinya. Karena di kosannya ga ada makanan dan menurut pengakuannya dia sangat mager dalam nyari makanan, jadinya dia agak susah nyari makan. Pas ada dua hari ga mentoring sempet waswas juga sih dia makan dimana, tapi pas ditanyain kemarin dia ga ada masalah. amaaan!. Katanya dia mau masuk Geologi, semoga tercapai yaa, rajin-rajinlah belajar.

Kemarin ceritanya belajar tentang visi hidup bareng sama mereka. Pertama sih bingung mau menyampaikan apa, soalnya partner saya kan para ahli di bidangnya, sedangkan saya newbie yang bisa hanya karena anugerah Tuhan. Yaudahlah, pake gaya sendiri dan opsi bantuan tambahan, jadilah acara diskusi bersama Nadia dan Friska. Ternyata kalo digabung, mereka agak mirip juga sama si Hanni😀

Itu dulu deh cerita soal mereka. Mudah-mudahan bisa berlanjut. Harus bisa komitmen sama mereka nih. huuf~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s