google it first, then ask.

Maaf kalau ada yang tersinggung.

Seringkali saat berkelana ke dunia maya, saya menemukan pertanyaan yang agak aneh bin ajaib di situ-situs ternama. Contohnya, pas saya ke situs suatu produk komputer, ada yang nanyain hal-hal yang udah ditulis di web tersebut secara jelas, seperti spek komputer, harganya berapa, bisa buat main game facebook gak, kalau servis kemana, dan segala macam pertanyaan absurd lainnya. Kalau ke situs salah satu travel writer ternama, pertanyaannya lebih aneh lagi, seperti kalau liburan bawa apa, cari tiket yang murah gimana, kalau ke sini biayanya berapa. Padahal si travel writer itu niatannya cuma berbagi pengalaman, bukan agen travel. Pas di blog temen gw, lebih kocak lagi. Dia cerita tentang pengalamannya ke dokter kulit, terus orang-orang malah komen konsultasi kulit ke dia. Padahal temen gw mahasiswa teknik. Nah lho.

Saya akui, kadang saya juga suka nanya hal yang sepele seperti itu. Namun itu kalau benar-benar kepepet. Sebelum mengeluarkan pertanyaan tersebut, saya tanya-tanya dulu ke teman, cari di mbah gugel, atau, tanya lewat jalur pribadi ke yang memang tahu di dunia maya. Berdasar pengalaman, cari di mbah gugel juga ketemu kok. Baca pelan-pelan, diresapi maknanya, kalau gak ngerti baru tanya. Jika di satu laman tidak jelas masih ada laman lain kok.

Begitu saja curhatan malam ini, maklum mata saya siang ini agak sakit melihat komen aneh di laman-laman terkenal yang membahas sesuatu yang cukup penting.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s