akhirnya bisa nyicipin deanlist juga

Terima kasih, Tuhan, karena anak-Mu yang satu ini akhirnya bisa nyicip yang namanya “deanlist”,

walaupun semester yang lalu ada aja halangannya, seperti tiba-tiba tipes lagi, tugas tiada akhir, dan, puncaknya, sakit tenggorokan sampe ga bisa ngomong dan “pertempuran tahun ini” di Karangsambung yang menyebabkan sakit lahir batin,

tetapi, dari situ, memang benar-benar nyata kalau dalam kelemahan, kuasa-Mu menjadi sempurna.

Semoga semester depan, kalau boleh, nyicip lagi.

Ngomong-ngomong, kemaren kuenya enak, dekannya baik, kaprodsnya juga okeh.

And he said unto me, My grace is sufficient for thee: for my strength is made perfect in weakness. Most gladly therefore will I rather glory in my infirmities, that the power of Christ may rest upon me.  Therefore I take pleasure in infirmities, in reproaches, in necessities, in persecutions, in distresses for Christ’s sake: for when I am weak, then am I strong. (2 Cor. 12:9-10, KJV)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s