Review : Perpanjang STNK ‘online’

Karena rumah saya baru pindahan (lagi) dan rumah saya yang baru rada jauh dari yang lama, cukup ribet kalau ngurus pajak di Samsat deket rumah saya yang lama. Mengingat sekarang zaman online, akhirnya saya mengusulkan kalau tahun ini coba perpanjang STNK online (dan langsung disetuju oleh orang tua saya, karena otomatis ongkos lebih murah dan enggak ribet sama sekali)

Kebetulan kendaraan kami plat-nya B, dan berdasarkan link ini, kalau kendaraan plat B bisa ikutan program Samsat online. Nah, sistem Samsat online itu terkoneksi secara online sehingga dimanapun data kendaraan kita bisa diakses oleh Samsat lain (selama masih satu jaringan dengan Samsat tersebut) *CMIIW* Di tiap region kebijakan bayarnya beda-beda, dan belum semua region di Indonesia punya kebijakan ini. Please google for more information of this issue.

Pas cari-cari di Google, ternyata untuk urus STNK dari daerah saya bisa ke Samsat Jakarta Selatan. Lokasinya di komplek Polda Metro Jaya (KOMDAK) tapi masuknya dari Jalan Gatot Subroto. Dari pintu masuk, gedung Samsat Jakarta Selatan ada di sebelah kiri. Waktu ke sini, saya nyoba transjakarta pink yang program barunya Pak Ahok, ternyata bener isinya cewek semua, mulai dari driver, kenek, dan penumpang. Transjakarta pink ini agak ketat, misalnya kita bawa anak kecil atau relatives laki-laki, ga bisa nebeng, harus naik yang regular. Pokoknya gender harus female. Kalau naik transjakarta, turun di halte Semanggi (dan rasakan sensasi jalan muter-muter panjang banget)

Masuk di Samsat, security dan document check dulu. Jadi, pas masuk ke Samsat, sebelum cek tas sama cek badan lewat metal detector, petugas akan nanya keperluan kita ke sana, dan mengecek apakah dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap atau belum. Kalau belum ya disuruh pulang. Setelah masuk ke area perang, untuk urus STNK online lintas daerah diarahkan ke loket paling ujung sebelah kiri (kalau ga salah namanya SAMSAT TIGA PROVINSI) Pas sampai loket, langsung tunjukkan KTP, STNK, dan BPKB. Oiya, alamat di STNK dan BPKB harus sama dengan KTP, dan petugas cuma terima e-KTP. Orang di depan saya ditolak aplikasinya, karena alamatnya beda, padahal cuma satu huruf L Setelah dirasa dokumen kita lengkap, petugas menyerahkan formulir yang harus diisi (padahal kalau perpanjang di tempat Bu Airin ga ada acara isi formulir, come on Pak Ahok, masa kalah sama provinsi baru?) Fotokopi KTP, STNK, sama BPKB bisa di lantai 2 Samsat. Setelah formulir diisi dan selesai fotokopi, balik lagi ke loket tempat ambil formulir. Petugas akan verifikasi sebentar lalu menyerahkan dokumen asli. Setelah itu, tunggu panggilan dari kasir buat bayar pajak kendaraan bermotor dan ambil slip bayar, stnk, sama plastic bungkusnya. Yang dibayar Cuma PKB + SWDKLLJ, ga ada admin fee J Pas urus di sini, saya menghabiskan waktu sekitar 15 menit, sudah termasuk isi formulir, lari ke tempat fotokopian, dan tunggu bayar. Salah satu ibu yang bareng saya bilang kalau sejak kebijakan STNK online ada, dia selalu perpanjang STNK di sini soalnya cepet.

Tahun depan mungkin ganti plat lagi karena KTP bakal dipindah semua, for convenience reason, tapi daerahnya gosipnya bisa STNK Online dan lebih keren lagi sistemnya.

Hope it helps!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s